the roots of education are bitter, but the fruit is sweet ~aristotle~

Thursday, January 26, 2012

Kalender 160.000 Rupiah


Belakangan ini, saya merasa seperti hidup di lingkungan negara yang sedang mengalami masa jahiliyah. Sama seperti pada masa awal kerasulan Nabi Muhammad SAW. Waktu itu kebodohan masih sangat nyata, seperti pemujaan berhala, pembunuhan anak perempuan, hingga perbudakan manusia. Memang, perlu diakui bahwa kebodohan saat ini tak berbentuk seperti jamam dulu, tapi efeknya itu lhooo.. Ga tahan..

Kebodohan seperti apa si Om?

Kemarin, saya membaca sebuah berita di sebuah portal berita nasional. Isinya mendengungkan tentang sebuah proyek aneh di dewan perwakilan rakyat atau disingkat DPR. Saya sendiri lebih senang menyebutnya dewan perwakilan partai dan sebagian kecil rakyat berduit. Hahaha... Jadi, ceritanya begini, untuk melengkapi kehadiran tahun 2012, setelah tentunya pesta tahun baru di villa masing-masing entah sama istri sendiri atau sama sesama jenis, bukan urusan kita, adalah proyek buat mengadakan yang namanya kalender.

Yah namanya juga dewan, masa iya kalendernya gambar iklan toko emas atau gambar cewek seksi umur 17 tahun. Ga mungkin lah ya. Nah jadilah kalender versi dewan. Begitu. Ya mungkin gambarnya gambar ruang sidang atau pancuran air atau toilet, saya ga paham.

Nah, berdasarkan narasumber yang ada di berita tersebut, kalo diitung itung dengan cara:

Jumlah dana : ( anggota x @per orang)

Kira-kira satu kalender akan senilai 160ribu Rupiah. Aaaasssuuuuuyyyaaaa itu duit lho.. Bayangin aja biasa beli kalender mentok 15ribu ini ada kalender harga segitu. Ini yang buat kalender mau ziarah ke Israel apa tiap tiap anggota ada amplop di belakang kalender????

Yah kita tak tahu dan mungkin tak akan pernah tahu yang begitu.

DPR kalau mengaku sebagai perwakilan rakyat ya sebaiknya mulai berpikir, apakah yang mereka lakukan itu mewakili rakyat atau tidak. Apakah dengan kalender seharga 160ribu sebanding dengan beras 20 kg untuk rakyat?

Lagian, bukannya gadget milik anggota dewan seperti Blackberry, iPhone dan iPad ada aplikasi kalendernya? Atau perlu kembali ke Nokia 2300????

Yah saya sebagai rakyat ya baru bisa cuap-cuap di blog dan twitter. Maunya si keluh kesah rakyat kecil seperti kita didengar dan dipahami. Bukan dibalas dengan BLT atau PKH. Tapi atensi pemerintah yang serius dan detail...

Mungkin ga ya? Wallahualam.

Monday, January 16, 2012

Mencintai Negara Dengan Cara yang Berbeda!

Kata orang, cinta itu tidak harus memiliki. Boleh lah ya, tapi bagaimana kalau pertanyaan ini saya ajukan dalam sebuah kerangka “cinta negara”? Apa masih berlaku tuh “cinta tak harus memiliki? Atau mungkin diubah “cinta tak harus menguasai”?

Terserah apa yang mereka maksud dengan perkataan tersebut. Saya punya pemikiran yang mungkin berbeda.

Prediksi-Indonesia-VS-Qatar-Pra-Piala-Dunia-2014

Pertama, mencintai itu dari hati, mamen! Apalagi yang namanya mencintai negara, tempat kita tinggal. Dasarnya harus dari hati. Bukan karena ada event semacam SEA Games apalagi karena masyarakat Indonesia berhasil buat komodo “trending twitter worldwide”! Bukan. Cinta dari hati itu sadar, cuy!

Kedua, ada rasa memiliki. Apalah kata rasa cinta tapi ga harus memiliki. Anget-anget tai ayam kata orang jaman dulu. Salah, teman! Kalo memang mencintai negara kita, ya kita harus memiliki negara tersebut. Kalo ga merasa memiliki negara ini, ya wajar aja, sebelah sana, sebelah sini, sebelah mana-mana dikuasai asing.

Ketiga, dukung terus negara ini dengan berkarya! Berkarya itu misalnya dengan memulai usaha (menjadi wirausaha), membuka peluang kerja bagi anak bangsa, seniman yang bermutu, mempromosikan negara di dunia, dan lain-lain. Kita tak perlu jadi presiden ataupun tentara nasional republik ini sebagai bukti kecintaan kita pada negara.

Pernahkah teman-teman belajar bahwa sebuah negara dengan perputaran uang yang cepat akan membuat rakyat semakin makmur? Bagaimana cara mendukung perputaran uang ini agar lebih cepat? Ciptakan pekerjaan, permudah perdagangan dalam negeri. Sederhananya seperti itu. Masalahnya sekarang adalah, konsumen Indonesia.

Yak! Jargon “cintai produk Indonesia” itu bukan sekedar jargon pengusir nyamuk lho. “Pengamalan” jargon ini bisa membuat perekonomian Indonesia terangkat. Apa buktinya? Salah satu yang paling mudah yang bisa teman-teman lihat adalah krisis ekonomi global tahun 2008. Pernah terpikir bagaimana Indonesia bisa selamat perekonomiannya dari hal tersebut? Hal itu karena mayoritas konsumsi Indonesia adalah konsumsi dalam negeri, perekonomian disokong usaha kecil dan menengah! Bukan instrumen finansial dan pasar modal saja!

Kemudian, instrumen keuangan negara, seperti pajak contohnya, itu sesuatu yang wajib ain lho! Asal…… ada syaratnya, pengelolaaan pajak di Indonesia itu harus mampu transparan, dikelola oleh mereka yang bersih, dan dialokasikan pada bagian yang tepat. Seperti halnya penonton yang membeli tiket konser, kalau konsernya tidak memuaskan, penonton boleh protes. Penonton selalu benar kok. Nah, sekedar peringatan saja buat teman-teman yang selalu mengeluh tentang negara ini. Sudahkah sampeyan bayar pajak? Kalau sampeyan belum bayar pajak, ya jangan banyak mengeluh.

Sau lagi contoh yang paling nyata. Banyak orang Indonesia sangat bangga bisa pergi ke luar negeri. Singapura misalnya. Berasa sudah menemukan surga dunia kalau pergi ke Singapura. Yaelah mamen! Ke Singapura itu cuma sepelemparan batu (meski gue belum pernah ngelemparnye), bedanya cuma mesti pakai izin yang ribet dan uang yang lebih banyak, apalagi kalo tambah pelicin. Pribadi saya, kok lebih menyenangkan kalo kita pergi liburan itu ke Bali (okelah), Lombok, Bunaken, Raja Ampat, Makassar, Kutai, atau Toba! Singapura punya apa sih –,- paling patung singa, tapi apa mereka punya Rinjani dan Semeru? No way! Patung mah di Indonesia juga banyak..

Perekonomian Indonesia di mata luar negeri itu biasanya dilihat dari beberapa hal.. Yang saya ketahui adalah peringkat hutang, nilai tukar mata uang, tingkat pertumbuhan ekonomi, dan ukuran pasar.

Peringkat hutang Indonesia saat ini sudah sampai ke level INVESTMENT GRADE. Apa artinya? Berarti Indonesia sudah mulai diakui oleh dunia sebagai tempat berinvestasi, entah dalam bentuk penanaman modal seperti saham dan investasi langsung, maupun pembelian surat hutang negara. Nah semakin tinggi peringkat hutang ini, maka Indonesia akan semakin dilirik oleh investor asing. Mengapa? Duit mereka banyak. Hahaha..

500-kertas

Nilai tukar mata uang biasanya mencerminkan permintaan mata uang tersebut di pasar. Mata uang Dollar bisa jadi seperti sekarang karena permintaan terhadap mata uang tersebut tinggi. Mau beli barang apa di negara apa, mintanya dibayar pakai Dollar. Nah, dengan peningkatan pembelian produk Indonesia dengan Rupiah mungkin saja akan terus memperkuat posisi Rupiah di pasar. Atau kita bisa paksa tuh para importir barang dari Indonesia untuk bayar pakai Rupiah (evil laugh hehehehe)..

Siapa yang tahu jumlah pasti penduduk Indonesia? Sekitar 230 juta orang. Ini adalah sebuah pasar yang luar biasa. Pertama karena ukurannya. Kedua, daya beli konsumtif masyarakatnya. Ketiga, karena prediksi positif masyarakat dunia. Tahukan teman-teman kalau pada 2020 masyarakat Indonesia akan memiliki pendapatan per kapita selevel dengan Jepang, Korea Selatan, dan Taiwan? Ini nih mengapa RIM (BlackBerry), Android, sampai Microsoft tak mau sampai kalah di pasar Indonesia.

Tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai >6%. Dunia heboh. Apa yang terjadi kalau tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia di atas >10%? Tambah heboh yang pasti. Nah bagaimana kita bisa capai pertumbuhan sampai angka itu? Sederhana, cintai negaramu. Cintai produk Indonesia. Cintai Rupiah.

Nah apakah sedikit opini dari saya tentang mencintai negara dari sisi yang lain sudah membuka mata anda? Kalau belum saya mohon maaf. Apa yang harus anda lakukan? Buka Yahoo.com, masukkan keyword google.co.id, buka hasil yang paling pertama, pilih Google Images, masukkan keyword Muhamad Hasan Putra. Selamat mencoba!!! (apaan si)

Friday, January 13, 2012

Time Value of Money

Suatu hari teman anda datang kepada anda dan berkata bahwa dia telah memenangkan sebuah tender pekerjaan. Jika anda mau bergabung dalam tim kerjanya, anda akan mendapatkan bagian berupa upah sebesar Rp 12 juta, yang bisa anda ambil langsung saat ini, diambil per bulan, atau langsung semua di tahun depan ketika proyek tersebut telah selesai. Dari kedua jenis pembayaran tersebut, mana yang akan anda pilih?



Jika anda belum memahami konsep “waktu uang”, ada baiknya anda mulai mempelajarinya. Bukan berarti mematerialisasikan semuanya, melainkan melakukan tindakan preventif agar nilai investasi anda tidak mengalami penurunan.
Konsep “waktu uang” membantu seseorang menentukan nilai uang di masa yang akan datang (future value) ataupun kebalikannya, yaitu menaksir nilai uang dari masa yang akan datang pada masa sekarang (present value).
FUTURE VALUE
Sesuai namanya, FV adalah metode untuk menilai besaran uang di saat ini jika diterima di masa yang akan datang. Anggaplah anda akan menerima upah anda tadi sebesar Rp 12 juta saat ini, apakah nilai ini sama dengan penerimaan 12 juta setahun kemudian?
Berikut perhitungannya:
FV = PV x (1 + r)^n
FV = Future Value
PV = Present Value (dalam hal ini yaitu 12 juta)
r = besaran suku bunga yang berlaku, bisa dari suku bunga bank Indonesia, deposito, dll yang dianggap relevan, kita ambil 6% SBI)
n = tahun terikat (periode, dalam kasus ini adalah 1 tahun)
Maka, Future Value dari kasus kita adalah:
FV = 12 juta x (1 + 0.06)^1
FV = 12.720.000,-

PRESENT VALUE
Metode ini digunakan jika kita menerima uang di masa yang akan datang, dan ingin melihat besarannya jika dilihat saat ini. Biasanya, PV digunakan untuk menilai harga wajar saham dan obligasi. Dalam kasus kita, anggaplah anda akan menerima Rp 12 juta total, di akhir masa kerja anda. Berapakah nilainya jika diterima saat ini?
Dengan menggunakan rumus PV:
PV = FV / (1+r)^n
Maka,
PV = 12 juta / (1+0.06)^1
PV = 11.320.755,-

Apa implikasinya dalam kasus kita?
1. Jika anda hendak mengambil upah anda sebesar Rp 12juta saat ini, maka anda bisa menginvestasikannya di tempat lain (misal di bank), dengan patokan bunga 6% maka uang anda akan bernila Rp 12.720.000,- setahun kemudian.
2. Jika anda berniat menangguhkan saja pembayaran upah anda di tahun depan, maka dari uang Rp 12 juta yang dibayarkan, sesungguhnya hanya bernilai Rp 11.320.755,- saat ini.
Nah, jika saya jadi anda, tentunya saya akan mengambil opsi yang pertama, yaaah kecuali uang anda memang sudah banyaaak Smile with tongue out

Semoga bermanfaaat!

Sunday, December 25, 2011

Teori, Teorema, dan Ikan Teri

Seorang teman dari jurusan ilmu ekonomi pernah bilang kepada saya, bukan bilang si, tepatnya mengomentari sebuah status milik saya di Facebook. Dia menulis,"bedanya ekonom dengan yang lain adalah mampu mengungkap dan menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi di belakang suatu kejadian, serta menghubungkannya dengan berbagai peristiwa lain, dimana penjelasan itu kadang bisa memberikan sudut pandang yang berbeda dari sudut pandang kebanyakan orang". Ga jelas juga sih sebenernya apa yang dimaksud sama teman saya ini. Maklum, dia juga orangnya agak "ga jelas".

Di lain hari, seorang teman yang saya tidak ketahui namanya berbicara tentang skripsinya yang bakalan diuji bulan Januari tahun depan. Dia berkata tentang seorang dosen yang berkata dengan jelas bahwa mahasiswa S1 itu sebaiknya mengkonsentrasikan bahasan skripsinya pada bagaimana teori itu dibuat dan dibuktikan. well, mungkin ini bisa jadi sedikit kritikan buat para mahasiswa dan sekaligus jadi pembuktian terhadap teori.

Apa yang saya temukan dalam kehidupan ini ga terlalu banyak menyimpang dari teori, yang orang lahir lebih dulu dari kita, temukan. Kalopun ada, itu adalah suatu bentuk penyimpangan yang biasa muncul karena perbedaan sikap antar manusia. Keika penyimpangan itu menjadi sebuah hal yang umum karena adanya pergeseran waktu, apa yang kita anggap penyimpangan itu kemudian akan menjadi sebuah teori baru yang membantah teori sebelumnya.

Suatu kejadian, baru aja terjadi beberapa minggu yang lalu, kurang bisa saya pastikan kapan, mengungkap bagaimana teori menjelaskan dan kita yang seharusnya punya teori itu, berusaha memahami apa yang harus dilakukan atas teori tersebut. Katakanlah Newton menemukan teori tentang gravitasi, maka manusia akan menggunakannya untuk mendapatkan manfaat dari adanya gravitasi, atau bagaimana membuat gravitasi tak menjadi ancaman. Entah apakah anda akan mengerti hal ini atau tidak.

Sebuah teori manajemen sumber daya manusia menyatakan bahwa penilaian dengan menggunakan peer, partner, rekan, teman dan lain sebagainya, akan menyebabkan bias pada penilaian kinerja. Penilaian seperti ini seharusnya menghasilkan result yang tidak valid, dan sebaiknya tidak digunakan, baik untuk penilaian kinerja apalagi hingga ke sistem penggajian. Well, kita ambil aja konteks pertamanya kalo penilaian dengan menggunakan peer (teman) adalah sebuah penilaian yang tidak valid.

Seorang dosen di universitas saya menggunakan metode ini, penilaian dengan penilainya adalah rekan, sebagai salah satu bahan penilaian untuk mata kuliahnya. Saya tak akan banyak komen tentang hal tersebut karena itu adalah hak prerogatif pengajar untuk bagaimana menilai mahasiswanya. Namun kembali perlu dipertimbangkan kenetralan para mahasiswanya sendiri. Jika sudah diketahui akan ada kemungkinan kong-kali-kong diantara para mahasiswa, mengapa masih diteruskan? Penilaian adalah suatu hal yang menuntut objektivitas penilainya, bukan?

Suatu hari ada dua kelompok kerja. Katakanlah kelompok A dan kelompok B. Keduanya mengerjakan pembuatan video tentang kampus mereka.

Kelompok A adalah kelompok yang terdiri dari orang yang tidak terlalu sering bergaul dengan rekan satu kampusnya. Namun mereka berhasil membuat video dengan kualitas yang bagus.

Kelompok B adalah kelompok yang terdiri dari orang-orang yang rajin bergaul, atau katakanlah memiliki jaringan yang kuat di kampus. namun, sayang, video mereka baru dibuat sehari sebelum presentasi, sehingga banyak hal yang tidak masuk, dengan kata lain kualitasnya buruk.

Namun akibat adanya peer valuation dan kong-kali-kong, kelompok B mendapatkan nilai yang lebih tinggi dibandingkan kelompok A.

Adilkah itu untuk kelompok A?

Anda pikirkan saja sendiri jika anda ada di posisi kelompok A.. Ikan Teri rasanya.

Friday, December 23, 2011

Karena Selimut Terlalu Ekstrim..

Sekali lagi menemukan seorang teman yang sedang terkapar kelelahan karena main bola di lapangan depan asrama. Namanya Agus Riyadi. Seorang mahasiswa fakultas hukum UGM angkatan 2009 dengan IPK lebih dari 4. Menyukai sepakbola dan tak cepat marah. Tidak cocok dijadikan peliharaan. Definisi perilaku kurang dapat dijelaskan dengan sempurna.

 

Berikut adalah salah satu perilaku Agus Riyadi saat tidur.

2011-12-17 20.02.07

 

2011-12-17 20.02.10

Maaf kalo fotonya kurang jelas, ada suatu efek ga jelas yang membuat pengambilan foto ini mengalami gangguan. Terima kasih.

Thursday, December 22, 2011

Tuesday, December 20, 2011

Menggila Bersama TPAI

TPAI atau sebuah singkatan pendek yang memiliki nama panjang Teori Portofolio dan Analisis Investasi. Ini adalah salah satu mata kuliah wajib yang mesti diambil oleh seorang mahasiswa Manajemen dan Akuntansi. Kurang tau apakah anak Ilmu Ekonomi juga mengambil mata kuliah ini. Mata kuliah ini biasanya diambil pada semester 5. Dosen pengampunya untuk semster saya adalah Pak Suad Husnan, Pak Tandelilin Eduardus, dan Pak Jogiyanto. Kebetulan saya diajar oleh Pak Suad Husnan.

Jadi ceritanya adalah Pak Suad memberikan tugas untuk tiap tengah semester kepada mahasiswanya. Tugasnya tentunya berhubungan dengan mata kuliah yang sedang diajarkan. Kali ini adalah tengah semester kedua dari semester ini, dan tentunya si Bapak akan memberikan tugas satu lagi. Dan benar saja, tak perlu menunggu karena tugas ini pasti akan datang.

Tugas kedua ini berhubungan dengan efisiensi pasar terhadap berita aau informasi yang beredar. Kali ini akan dilihat bagaimana pasar bereaksi terhadap berita perubahan dividen ketika terjadi penurunan atau kenaikan laba perusahaan. Kondisinya ada dua, yaitu:

  1. Reaksi pasar ketika diumumkan bahwa dividen yang dibagikan akan naik sementara laba perusahaan turun,
  2. dan reaksi pasar ketika terjadi sebaliknya, yaitu, pengumuman bahwa dividen akan turun ketika laba bersih naik.

Dua kondisi yang berlawanan ini bisa memberikan reaksi yang sama atau mungkin berbeda. Namun, bagi kami mahasiswa, reaksi kami terhadap tugas ini adalah:

  • Felicia Eka L ydia Simangunsong – Mahasiswa FEB jurusan Manajemen angkaan 2009, IPK 3,78. Aktif di organisasi seperti UNESCO, UNICEF, dan Angkatan Laut Republik Indonesia. Jabatan: Ticketing. Efek tugas TPAI:

2011-12-19 16.12.13

Sepuluh menit mulai mengerjakan, wajah ceria, penuh senyum meski ga ada manis-manisnya. “Ga perlu referensi, cukup common sense buat tugas TPAI mah”

2011-12-19 17.23.18

2 jam mengerjakan, aura senyum-senyum sudah hilang, laptop mulai dipukul-pukul, BB habis pulsanya. Semua buku sudah turun dari rak, bahkan hingga ke manajemen pertanian lahan basah yang ga ada hubungan dengan tugas pun turut dibaca. Hebat!

  • Merdika Permata Hati – Mahasiswa FEB juga, Manajemen juga, angkatan 2009 juga. IPK belum diaudit. Menjabat ketua organisasi Karang Taruna se-area Perpus FEB UGM, aktif juga di sekitar lampu merah Jombor sebagai polwan. Maklum, bercita-cita menjadi dokter hewan. Efek tugas TPAI:
2011-12-19 17.30.37

“Gueh udeh seleseh Brooo.. “ Fuffufufufufufufufu

  • Astrid Mayasari a.k.a Amayaciiii. FEB Manajemen 2009. IPK belum keluar dari semester 1, dugaan belum bayar SPP. Aktif di semua organisasi yang ada di FEB, juga event-event lainnya. Butuh seksi konsumsi, kontak Amayaciii di @astridamay via Twittekhh.. Efek tugas TPAI:
2011-12-19 17.29.56

“Ini cara ngidupin laptopnya gimana?”

  • Aji Wahyu Nugroho. Maaf data tidak tersedia. Efek tugas TPAI:

aji

“ini adalah sebuah bentuk anticipated before the events yang dilakukan oleh investor. Nah ini akan mempengaruhi growth expectation yang kemudian dipengaruhi oleh retention ratio dan ROE. Seperti yang kita ketahui kalo retention ratio tidak berhubungan dengan mbak-mbak yang ada di belakang kita. Retention ratio adalah bla…bla…bla..bla..bla…”

Kata saya,”eh ulangin dong, tadi lagi pake headset”

  • Muhamad Hasan Putra. Mahasiswa S3 FEB UGM. Jurusan Manajemen angkatan 2009. IPK sedang dalam proses perbaikan. Tidak aktif di berbagai organisasi maupun event. Namun aktif menulis di blog, facebook, twitter, dan berbagai jejaring sosial lainnya kecuali Friendster. Adalah seorang 9gagger, dan merupakan anggota dari The 9gag Army. Bercita-cita menjadi pilot. Efek tugas TPAI:

2011-12-19 17.26.12

mendadak menguasai jurus memblurkan diri untuk menghilang..syeeeeng

2011-12-19 17.26.08

Mendadak tersangkut di rak buku. Politik dan ekonomi, Ekonomi dan perdagangan, UKM dan ekonomi Indonesia, Ekonomi untuk semua umur, Idiot guide for economic, …. eco… eco… eco…. trrrrt trrrrt

2011-12-19 15.32.03

Mendadak ingin pindah ke teknik nuklir MIT.. Massasutek Institute of Technology.

2011-12-19 15.30.38

Ada yang punya nomer RSJ Pakem?

Monday, December 19, 2011

Xavi in 9gag

Well, setelah beberapa waktu yang lalu saya cerita tentang website unik bernama 9gag.com, sekarang saya mau cerita tentang posting pertama saya di website tersebut.

Jadi, ceritanya saya kemarin malam menonton pertandingan final piala dunia antar klub di Jepang. Bukan, saya menontonnya di MN*TV, bukan langsung di Jepang. Pertandingannya adalah antara Barcelona melawan Santos. Keduanya masuk ke dalam piala dunia antar klub setelah menjuarai liga champions di benua masing-masing. Barcelona di Eropa dan Santos di Amerika.

Pertemuan kedua klub ini sekaligus menjadi ajang sengit antara Lionel "Messiah" Messi, pemain terbaik dunia 2009 dan 2010, serta Neymar Jr. yang digadang-gadang sebagai The New Pele. Entah ini hanya sebuah kelebaian dari media, atau memang sehebat itukah kesengitan diantara keduanya. Bagi saya, lebih asyik mendengarkan perdebatan siapa yang lebih hebat antara Messi dan Ronaldo.

Tapi bukan tentang keduanyalah postingan pertama saya di 9gag muncul. Namun karena seorang pemain bernama Xavi Hernandez. Pemain didikan Barcelona yang kini memegang posisi sebagai jendral lapangan tengah ini, adalah pemain yang saya hormati karena sikapnya di lapangan dan cara bermain serta teknik yang luar biasa. Untuk bentuk penghormatan terhadap pemain ini, maka saya munculkan:


Seperti yang teman-teman blogger ketahui, 99 adalah level teknik tertinggi di Pro Evolution Soccer. Sementara saya yakini 100 adalah level terbaik yang bisa kita berikan kepada seorang pemain. Namun semua itu tampaknya belum cukup untuk dapat menggambarkan kemampuan Xavi Hernandez. Kontrol bola, penguasaan, teknik mengumpan, bertahan dan menyerang, semuanya istimewa.

Lalu mengapa 140?

Well, semua itu karena sebuah kejadian unik yang terjadi di Russia beberapa hari lalu. Saat itu, hasil pemilihan umum yang diubah ke dalam bentuk persen dari seluruh rakyat Russia yang berhak memilih, malah berjumlah 140 % dan bukan 100%.

Lalu mengapa passing Accuracy?

Pada liga champions Eropa, jumlah passing akurat Xavi adalah yang terbesar untuk level individu, dan pada hari ketika gambar tersebut hendak di post di 9gag, dia memberikan sebuah assist spektakuler untuk Xavi, dan sebuah umpan cutik yang sangat akurat untuk Cesc Fabregas.

^_^ meskipun saya penggemar Real Madrid, untuk level individu, semua pemain pantas diberi kritikan dan juga tentunya, penghargaan...

Wednesday, December 14, 2011

Morning’s Way : FEB UGM

Kuliah pagi itu kadang ada berkahnya, kadang sama sekali bikin super kesal. Berkahnya kalau kita dapat dosen super enak cara ngajarnya yang bikin ngerti dan bikin pintar. Dan super kesal kalo kita dapat dosen yang bikin ngantuk, ngantuk sengantuk-ngantuknya umat. Dan beruntung buat saya semester 5 ini, dua kali kuliah pukul 07.00, saya dapat dosen super enak cara mengajarnya. Beliau berdua adalah Pak Suad Husnan dan Pak Elan Satriawan.

Pak Suad mengampu mata kuliah teori portofolio dan analisis investasi yang biasa disingkat TPAI.

Sementara Pak Elan adalah dosen ekonometrika 1, mata kuliah yang pertama kali saya ulang karena semester lalu saya hanya dapat C.. Orang tanya mengapa C kok diulang? Simple, ini bakalan berarti bukan cuma untuk gelar, tapi saya butuh ilmu buat masa depan saya.. haahahaha..

Well, ssebenarnya saya hanya ingin share beberapa foto yang saya ambil di pagi hari Jumat 2 minggu yang lalu. Here it all..









Thanks God it is Friday. Tomorrow will be Saturday and I still have to go to the campus anyway. Doesn’t matter anyway.

Logika USA (USA’s Logic)

Pagi ini, saya membaca sebuah berita di portal berita internet, Vivanews.com, berita singkat itu berjudul “Obama Minta Iran Kembalikan Pesawat Mata-mata” yang bisa anda lihat juga di link ini (http://dunia.vivanews.com/news/read/271741-obama-ke-iran--kembalikan-pesawat-kami) . Berita ini saya akses pukul 10:31 WIB. Jika tak berkenan membuka tab baru, maka ini sekilas beritanya:

VIVAnews - Presiden Barack Obama mengatakan pemerintahnya telah mengirimkan surat resmi kepada Iran untuk mengembalikan pesawat mata-mata Amerika Serikat yang diklaim tertembak jatuh. Permohonan AS ini sepertinya akan berujung nihil, sebab Iran telah mengumumkan bahwa pesawat itu terlalu berharga untuk dikembalikan.


"Kami telah memintanya dikembalikan. Sekarang tinggal kita tunggu respon dari Iran," kata Obama, dilansir dari CNN, Senin 12 Desember 2011.
Pentagon sebelumnya tidak mengakui klaim Iran. Namun, mereka membenarkan adanya satu pesawat mata-mata mereka yang hilang. Pesawat nirawak tipe RQ-170 sentinel tersebut bertugas untuk memantau Afganistan dan wilayah sekitarnya.


Iran sebelumnya mengatakan tidak akan mengembalikan pesawat tersebut. Militer Iran mengatakan pesawat itu telah melanggar wilayah mereka dan dianggap sebagai sebuah bentuk invasi. Pesawat ini akan dibedah dan dikorek informasi yang terdapat di dalamnya.

Ditanya mengenai apa saja informasi yang mungkin dapat diperoleh Iran, Obama menolak berkomentar. Menteri Pertahanan AS, Leon Panetta, mengatakan bahwa AS juga masih menduga-duga apa informasi yang terdapat di dalamnya dan bagaimana Iran mengambilnya. "Sulit mengetahui seberapa jauh mereka dapat memperoleh bagian itu (informasi)," kata Panetta.
Baik Panetta dan Menteri Luar Negeri Hillary Clinton pesimistis Iran akan mengembalikan pesawat tersebut.

Clinton mengatakan, tindakan Iran ini sangat provokatif dan berbahaya bagi keamanan mereka sendiri.
"Melihat perilaku Iran sampai saat ini, kami tidak berharap mereka memenuhi permintaan kami. Kami telah menghadapi provokasi dan tindakan yang diambil Iran. Langkah diambil Iran sangat berbahaya bagi mereka dan bagi kawasan," kata Clinton. (eh)

• VIVAnews “

 

Sekarang kita mulai dari informasi lain yang saya dapat.

  1. Pesawat mata-mata yang menjadi permasalahan adalah RQ 170 buatan perusahaan Lockheed Martin. Pesawat ini adalah pesawat tanpa awak. Pesawat ini telah digunakan di Afghanistan dan dikabarkan berperan penting dalam “pemrosesan” Osama Bin Laden. (sumber: http://international.okezone.com/read/2011/12/12/412/541398/iran-bongkar-rahasia-teknologi-pesawat-mata-mata-as)
  2. Pesawat ini masuk ke dalam wilayah kedaulatan Republik Islam Iran, sejauh 250 km. (sumber: http://www.jpnn.com/read/2011/12/10/110799/Iran:-Pesawat-Mata-Mata-AS-Menerobos-250-Km-)
  3. Iran telah mengirimkan protes keras kepada PBB. (sumber: http://www.jpnn.com/read/2011/12/10/110799/Iran:-Pesawat-Mata-Mata-AS-Menerobos-250-Km-)
  4. USA telah mengakui kepemilikan pesawat tersebut. (sumber: http://dunia.vivanews.com/news/read/271518-iran-tak-akan-kembalikan-pesawat-mata-mata-as)

Mari kita jawab bersama-sama pertanyaan berikut:

  1. Apakah ada hukum yang melegalkan tindakan spionase (mata-mata) terhadap sebuah negara?
  2. Apakah bentuk pelanggaran terhadap batas-batas kedaulatan negara adalah sebuah hal yang dapat dengan mudah ditoleransi apabila yang melakukan adalah Amerika Serikat?

Sependek pengetahuan saya terhadap ilmu hukum dan HAM, saya tak pernah mengetahui bahwa ada hal ataupun hukum yang melegalkan bentuk-bentuk spionase terhadap negara lain. Adalah benar jika Iran kemudian mengirimkan surat protes kepada PBB atas apa yang telah dilakukan Amerika Serikat. Dan adalah kesalahan yang besar dari PBB jika kemudian mengambil tindakan yang salah dengan membela Amerika Serikat.

Sebagaimana diketahui oleh semua orang, kedaulatan sebuah negara adalah sebuahh bentuk pengakuan yang mutlak dan wajib dihormati oleh semua negara di dunia. Pelanggaran terhadap batas-batas negara ini seharusnya ditindak dengan menggunakan hukum di negara di mana batas negara tersebut dilanggar.

Amerika Serikat sebagai pemilik dari pesawat mata-mata tersebut telah melewati batas kedaulatan negara Iran. Pesawat itu kemudian tertangkap karena terjadi gangguan teknis akibat teknologi pertahanan Iran. Bukti pesawat itu kini ada di hanggar Iran hanya memperjelas apa yang telah dilakukan oleh Amerika Serikat.

Jarak 250 km bukanlah jarak yang pendek. Mungkin untuk ukuran pesawat terbang itu adalah jarak yang pendek, namun untuk pesawat mata-mata, lingkup 250 km adalah lingkup dan cakupan yang sangat luas. Tentunya ini sangat membahayakan pertahanan sebuah negara, negara apapun itu. Dan tindakan Iran dengan menahan pesawat tersebut adalah suatu hal yang dapat dibenarkan.

Tapi tindakan Amerika Serikat yang memata-matai Iran, tidak akan dapat ditolerir!

Dan apakah negara itu tidak punya malu untuk meminta kembali pesawat yang telah tertangkap dan mungkin membawa informasi tentang Iran?

Dan apakah negara itu tidak punya kesadaran diri untuk mengatakan Iran telah melakukan tindakan provokatif yang membahayakan negara mereka sementara AS melakukan  tindakan spionase terhadap Iran?

Well, people. Jangan-jangan Hillary Clinton pun ga tau dimana Iran itu berada.

The Author

My photo
God gives you two ears so we can listen not only from one side. There are many perspective, point of view, and argument that can give you insights! Perhaps! Happy reading!
Muhamad Hasan Putra

Perumahan 1. Pt. GPM
Block F. 040
Bandar Mataram, Lampung Tengah
Lampung
34169

muhamad.hasan.putra@gmail.com

FB : Muhamad Hasan Putra

Twitter : @putrahasan