the roots of education are bitter, but the fruit is sweet ~aristotle~

Friday, September 23, 2011

Masih Baru!

Ga cuma boneka anjing bernama Guguk yang perlu dibungkus dengan plastik pertanda kalo barang itu masih baru. Namun ternyata apa yang gw liat di halaman kampus FEB UGM beberapa bulan yang lalu nampaknya penting buat dibungkus dengan plastik. Entah memang bendanya masih baru, atau catnya yang masih baru, atau memang baru ditanam.. Haaha..

 

Lumayan, buat lelucon sepulang kuliah waktu itu.. Dan barang itu adalah…

 

2011-05-09 09.36.34

 

Hydrant

 

 

-------------------------------------------------

Special thanks to Hydrant Maker and FEB UGM.

Thursday, September 22, 2011

Halal Bihalal UGM Scholars

 

318995_2222898464847_1619303879_2322488_1932988884_n

 

Nah akhirnya ada mood juga mau nulis topik yang ini. Jadi, ceritanya begini, hari minggu yang lalu, bertepatan dengan tanggal 18 September 2011, sebuah acara digelar di asrama GULAKU Klebengan, Jogjakarta. Acara ini dimaksudkan sebagai ajang keakraban bagi teman-teman sesama pemegang beasiswa GULAKU unit Universitas Gadjah Mada. Sekaligus merupakan bentuk tindak lanjut dari Gathering Scholars yang sempat dua kali diadakan di site Sugar Group.

 

Acara yang dikonsep oleh July Suryono, Ardi Prasetyo, Faidzin Fitrah, Frandy Harrison, Ardian Perdana, Jayeng Syahputra, Agus Riyadi, Sarjono, saya dan beberapa teman lain dari asrama Klebengan sengaja dihelat untuk mengakrabkan para scholars dan sekaligus memperkenalkan mahasiswa baru angkatan 2011 dengan mahasiswa angkatan 2008.

 

Acara ini dipersiapkan dengan singkat, kami membagi tugas mulai dari penarikan dana iuran untuk konsumsi peserta, belanja bahan-bahan untuk keperluan acara, hingga konsep acara inti. Nah, kebetulan saya tidak ikut mengonsep acara inti, peran saya hanya di ajang “mbetetin” ayam dan panggang memanggang.. ^____^

 

Nah hasil dari pertemuan dan diskusi ini antara lain adalah, disetujui oleh suara mayoritas untuk melakukan pertemuan setidaknya satu bulan sekali untuk terus menjalin keakraban. Dah saya ingetnya itu aja –______-

 

Ini ada beberapa foto yang bisa saya share di blog ini. Sisanya bisa teman-teman liat di Facebook saya. See you ^____^.

 

294311_2222916505298_1619303879_2322523_1109851049_n

 

296672_2222909505123_1619303879_2322502_2029056877_n

 

299239_2222928105588_1619303879_2322539_941652805_n

 

307269_2222913745229_1619303879_2322514_1917850025_n

 

293230_2066899107570_1097574519_31818967_981783368_n

 

294791_2066901227623_1097574519_31818977_477316732_n

 

295770_2066898827563_1097574519_31818965_189041007_n

 

295861_2066901427628_1097574519_31818978_1876582234_n

 

297821_2066901507630_1097574519_31818979_1804370210_n

 

308048_2066900587607_1097574519_31818975_632648955_n

 

309258_2066901027618_1097574519_31818976_1981784122_n

 

------------------------------------------------------------

“Jika tua nanti kita tlah hidup masing-masing, ingatlah hari ini”

Project Pop

Special thanks to Pak Tino and Ibu Eni.

Bima Sangga and July Suryono for the photo.

And Sarjono for being a great partner at Mbetetin Ayam.

Wednesday, September 21, 2011

Mr. Almahendra and Luxembourgian

It was the first week for this semester and I already got something from a new lecturer> His name (he is a man –of course, why do I need to tell you this?-) is Rangga Almahendra. He graduated for bachelor in egineering from ITB, finished his master in MM UGM, and finished his doctoral program in Vienna, Austria. He is really young and energetic. I could see from the clothes he wore last week which is uncomparable to the other lecturer.

 

When he was talking about his experiences while studying in Europe, there’s only one name I remember from the discussion. It is Purwadi Santoso. He is the head of Sugar Group Schools. Mr. Rangga Almahendra was talking about going foreign. Working as an expatriate and come back to Indonesia as a millionaire. The same way Mr. Purwadi Santoso always telling us (the student of Sugar Group Schools) while we were still in the senior-high.

luxembourg

Luxembourg. Mr. Rangga Almahendra used this country as an example of why people in the foreign have a great wealth. Luxembourg has the highest level of per capita income in the world. Not mentioning the meaning of “LUX” in the word of Luxembourg, but it is in the connection of US$ 84,000 a year of per capita income. Ever think about how much is that for us in Indonesian Rupiah? Suppose US$ 1 is Rp 8.800, It is around Rp 739.200.000,-. Well one year of salary there will be more than enough to payback my scholarship. Hahaha..

 

But why Luxembourg has a very high per capita income?

 

(Remember that per capita income, comes from total number of GDP divided by the total number of the country’s population, means that there are some possibility, people with income far more than US$ 84,000)

5luxembourg-prima

Simply, Mr. Almahendra said, it is because some “very-big” company put their branch for great scale of regional there. Let say for Europe regional, or Central Europe, or else I can’t tell you exactly.

 

Then, why they build their branch office there? Why not in Indonesia?

 

Simply, again, so simply. It is about the quality of the human resource. For instant, say that for every Indonesian (normal) people, Luxembourgian (hahaha) can do it for 40 times ahead of us. Example, I (I’m an Indonesian, say that I am a normal ones, haha) finish checking a financial report every 1 week, compare to Luxembourgian who could finish forty financial reports a week. (Damn, it is too much and weird!)

 

Well, it is my plan to go aboard. Feel the foreign air and water. But let us focus for what happen now. We plan, God decide! See you!

 

 

--------------------------------------------

Special thanks to Mr. Purwadi Santoso and Mr. Rangga Almahendra.

She Deserves A Better Ones

Matahari mulai beranjak turun dari peraduannya ketika kuputuskan untuk berjalan-jalan di sekitar Kantor Pusat Gadjah Mada. Beberapa kali kulirik arloji di tangan. Terasa lama sekali waktu berlalu di hari ini. Arloji pemberian bos besar tempat ayahku bekerja ini tampak tak bergerak dari pukul enam belas lebih empat puluh menit. Mungkin hanya perasaanku yang berlebihan, tapi kurasakan angin seperti begitu dingin menusuk.

 

Kuhentikan langkahku untuk duduk di atas trotoar jalan di depan Rektorat, ada beberapa anak kecil bercanda di seberangku. Aku berpura-pura membuka telepon genggamku, walau sebenarnya perhatianku tak kulepaskan dari mereka. Begitu indah senyum dan tawa mereka. Mereka begitu polos, belum mengerti apa yang namanya cinta, dan apa makna dicintai dan mencintai. Apa yang ada di dalam pikiran mereka mungkin hanya bagaimana cara bermain yang menyenangkan, keingintahuan yang banyak, dan lain sebagainya anak kecil.

 

Hiburan kecil bagiku di hari yang suram itu.

 

Sebuah pesan dari orang yang pernah kucintai.

 

Masih segar dalam ingatanku, apa yang terjadi dua hari itu. Masih kuingat bagaimana makiannya akan kekesalan karena aku yang lupa akan janji untuk menemaninya makan siang dan malam, juga masih bisa kuingat dengan jelas tawa bahagianya ketika Ia kuajak makan di sebuah tempat makan Sate Padang kesukaan kami berdua. Aku juga masih ingat bagaimana Ia akhirnya menerima ajakanku untuk makan es krim meski kami berdua masih batuk-batuk.

 

Masih bisa kuingat bagaimana kami bercengkrama sepanjang Jalan Kaliurang berbicara tentang rumah-rumah baru yang muncul di daerah Pogung Baru, tempat Ia tinggal. Sebuah rumah di depan asramanya, di bekas warnet Kuntinet, dan di dekat Ishiro. Aku juga ingat wajah kesalnya yang melihat aku datang jalan kaki dan tidak membawa sepeda putihku.

 

Aku juga belum lupa diskusi kami tentang harga jual kembali laptopnya. Lengkap dengan perhitungan ekonomis nilai sisa dan probabilitas jual kembali. Akupun masih ingat frasaku berupa saran untuk membeli sebuah netbook kecil saja agar Ia merasa lebih ringan membawa alat tersebut ke kampusnya. Ia seorang mahasiswa semester 5 di Ilmu Keperawatan UGM.

 

Pesan darinya sudah ku hapus langsung setelah ku baca. Singkat padat dan jelas.

 

“Maaf San. Aku ga bisa lagi”. Senin, 12 September 2011.

 

JIka kamu bisa bayangkan apa yang saya rasakan saat membacanya, maka jangan heran jika saya sudah kehabisan kata-kata. Jika kamu tanya apa yang aku ingin lakukan, saya ingin rasanya ke Malaysia, kemudian naik ke Petronas Tower, tinggalkan semua identitas, kemudian loncat dari tempat yang paling tinggi. Haha, tapi jika itu kulakukan, maka apa bedanya dengan pacarnya yang mengancam bunuh diri jika diputuskan hubungannya?? Haha..

 

Ya.. sebenarnya dia sudah punya pacar, seorang lelaki dari jurusan Ilmu Keperawatan juga. Tapi aku tak pernah tau perasaannya yang sebenarnya kepada pacarnya tersebut. Dia pernah bilang pada pacarnya bahwa dia ingin jadi teman saja. Tapi kemudian pacarnya itu seperti kesetanan dan memukuli wajahnya sendiri… ah tak perlu dibahas..

 

Apa yang terjadi kemudian sebenarnya sudah bisa aku baca dari gelagatnya di malam itu. Terbaca dari sebuah perbincangan yang tak akan pernah aku lupakan..

 

“Bagaimana kalo kamu ketauan sama A jalan sama aku?” tanyaku.

“Ya gapapa. Kan aku ga selingkuh” jawabnya.

 

Aku sudah janji untuk ga marah dengan dia apapun yang terjadi. Kekesalan yang ada di hati ini lebih baik kusimpan malam itu ketimbang harus kuakhiri malam tersebut dengan sebuah pertengkaran. Mungkin saja dia sudah lupa apa makna harfiah dan makna prilaku dari perselingkuhan. Atau mungkin dia sudah lupa apa makna berjalan bersama dengan orang yang dicintainya.

 

Yang aku tau pasti, aku berjalan bukan dengan orang yang dulu aku cintai, dan juga bukan dengan orang yang mencintai aku dulu. Masih berusaha untuk menerima semua itu.

 

Dari sebuah obrolan dengan Ibunya di pool Putra Remaja sebelum kami berangkat ke Jogja, aku tahu Ia masih mencintai diriku. Masih menyimpan rasa yang teramat dalam untuk seorang sepertiku. Orang yang telah begitu banyak menyakiti hati dan perasaannya.

 

Kepada Ibunya juga kuungkapkan perasaanku kepada anaknya, rasa sayangku dan keinginanku untuk bersamanya lagi jika kami diberi kesempatan oleh Tuhan. Pesan Ibunya hanya satu, jangan jadi keras ketika Ia keras. Beliau pernah melihat kami ketika bertengkar, namun juga  pernah melihat bagaimana aku bisa membuat anaknya tersenyum-senyum di kala malam.

 

Dulu aku jatuh cinta kepadanya karena lehernya yang panjang, namun kini jika ditanya aku mencintainya karena dia yang mampu membuat hatiku damai. Itu saja. Tidak pernah ada alasan lain.

 

Tapi di trotoar berwarna gelap dan matahari sore yang berkilauan mega, aku putuskan satu hal.

 

She deserves a better ones.

 

Picture0092

-------------------------------------------------------

“terkadang kita berhenti berusaha untuk mendapatkan cinta orang yang kita cintai, bukan karena kita menemukan yang lain yang lebih baik, tapi karena kita sadar hatinya sudah bukan milik kita lagi”

Special thanks to Pipit Mutia Sari. You rock my life!

Saturday, September 17, 2011

Hidup dalam Positivitas!

Apa yang paling mahasiswa benci di awal semester kira-kira? Setiap mahasiswa mungkin punya jawaban yang berbeda-beda untuk pertanyaan ini. Kalau saya boleh usul, sebagai mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM, jawaban yang paling tepat mungkin munculnya jadwal kuliah pengganti di minggu pertama kuliah. Yap! Ini adalah minggu pertama kuliah dan percaya tak percaya, 2 jadwal kuliah saya sudah kosong karena dosen berhalangan dan pastinya, diganti di lain hari. Pastinya yang hampir pasti, penggantinya ada di hari Sabtu.

 

Adalah Ibu Sri Handaru Yuliati, dosen pengampu mata kuliah Perencanaan Bisnis, yang terpaksa mengganti kuliah lantaran ada kewajiban yang harus beliau penuhi. Oleh karena untuk memenuhi kewajiban hadir 100%, maka kuliah digeser ke Sabtu pada minggu yang sama.

 

Oiya, semua ini, menurutnya, berkaitan dengan kewajiban kehadiran sebesar 100% yang ditetapkan oleh peraturan akademik. Jika mahasiswa mendapatkan toleransi hingga 25% dari total kehadiran per mata kuliah, tidak begitu denga dosen. Mereka diwajibkan untuk hadir 100% pada jadwal mata kuliah yang ditetapkan. Jika ada halangan ataupun hambatan untuk hadir, maka para dosen diwajibkan untuk melakukan perubahan jadwal, baik berupa penundaan ataupun penggantian.

 

Namun bukan tentang masalah presensi dan absensi yang akan saya bahas kali ini, melainkan sebuah pesan dari Ibu Suri (panggilan akrab dari Ibu Sri Handaru) tentang hidup dalam lingkup positivitas. Apa itu positivitas?

 

Hahaha.. jujur saja itu saya tidak tahu makna pastinya. Sengaja saya gunakan biar postingan kali ini terlihat menarik. Saya tak tahu apa kaitan antara positivitas dan relativitas, tapi mari kita samakan persepsi bahwa positivitas artinya pikiran dan perasaan yang ditempatkan dalam keadaan baik.

 

Yap! Beliau bercerita bagaimana hidupnya berasa lebih nyaman dengan menempatkan pikirannya dalam sistem yang positif. Suatu ketika misalnya, beliau sedang ada acara di Bogor. Karena ada suatu keperluan, beliau haru segera kembali ke Jogjakarta lewat penerbangan pukul dua siang. Dari Bogor ke ke bandara Soekarno Hatta tentunya harus masuk lewat jalan tol. Beliau berangkat ke Soetta pukul 10 pagi, dan alhamduliLLAH yah, terjebak macet.

 

Apa yang dilakukan beliau? Beliau berbicara kepada Allah SWT, “Ya Allah, kalau Engkau izinkan hamba-Mu ini ikut penerbangan jam dua nanti AlhamduliLLAH, jika tidak pun hamba AlhamduliLLAH..”. Di tengah kemacetan dan panasnya hari, sepanjang perjalanan diisinya dengan bermain permainan di telepon genggamnya. AlhamduliLLAH beliau sampai di bandara tepat pukul satu siang. Setelah sampai dan duduk menunggu panggilan berangkat, seorang petugas datang dan memberitahukan bahwa penerbangan ditunda (delay) selama setengah jam. AlhamduliLLAH ujarnya, bisa istirahat terlebih dahulu satu setengah jam..

 

Apa yang dilakukan oleh beliau adalah sebuah contoh bagaimana berprasangka baik terhadap Allah SWT. Menempatkan diri, pikiran dan perasaan kita pada hal yang baik-baik akan membuat hati lebih tenang. Efeknya akan lebih bernilai positif pada pemahaman kita dan aplikasinya dalam tingkah laku. Seperti misalnya penggunaan dua istilah ini “Kelompok anti-perang” dan “Kelompok pecinta damai”. Keduanya mungkin memaksudkan tujuannya pada hal yang sama, namun akan berbeda pemahaman. Jika anti-perang bermakna positif, namun ada instrumen negatif yang kecil, namun signifikan dalam membentuk arti dari nama kelompok tersebut. Kata itu adalah kata “PERANG”. Akan lebih bijak untuk menamakannya dengan kelompok pecinta damai bukan.. haha..

 

Inti dari tulisan ini adalah beliau ingin mengajak para masahasiswa yang diajarnya untuk membiasakan diri hidup dalam pikiran yang positif. Kapanpun ada masalah dengan hidup kita, coba ambil hikmahnya, hadapi saja semua dengan berpkir positif terhadap Tuhan. Berserah diri pun bukan berarti menyerah bukan?

 

Apa gunanya? Dengan membiasakan diri hidup dalam pemikiran yang positif, diharapkan agar prilaku kita sehari—hari juga akan menjadi positif. Katakan begini, target semester ini nilai harus A semua!, maka insyaAllah, akan terbentuk pemikiran dan usaha untuk mencapai nilai A. Namun akan berbeda hasilnya jika di awal semester kita sudah berujar bahwa tampaknya semester ini akan jadi semester yang buruk.

 

Well, itu yang bisa saya bagi hari ini. Semoga bermanfaat. Saya akan hidup seribu tahun lagi <----positivitas! hahha!

 

Special thanks to Ibu Sri Handaru Yuliati.

Thursday, September 15, 2011

Investasi dan Bidangnya

Kuliah pertama di semester 5 ini yang efeknya berasa nendang bagi saya adalah TPAI, Teori Portofolio dan Analisis Investasi. Bayangin aja! Gimana enggak! Ini baru minggu pertama dan Bapaknya ini langsung ngajar dua setengah jam tanpa ba-bi-bu! Penjelasan silabus ga sampai setengah jam dan sisanya dihabiskan membahas materi! Wow Mantap! Dosen keren! Pak Su’ad Husnan namanya!

Materi yang dibahas di pertemuan pertama ini adalah tentang Pasar Modal dan Berbagai Instrumen Keuangan. Oiya, untuk mata kuliah TPAI ini, Pak Su’ad Husnan berbaik hati memberikan materinya di sini. Pembaca bisa mengunduhnya tanpa dipungut biaya. Hebat kan Pak Suad..

Pembahasan mengenai investasi pada dunia manajemen ternyata berbeda secara pengertian dengan investasi pada bidang ilmu ekonomi. Entah mengapa saya tiba-tiba saya lupa mengenai hal ini, ada baiknya nanti saya edit-post saja setelah catatan saya ketemu jadi saya ga ngaco.. haha..

Investasi pada dunia manajemen artinya adalah penggunaan uang yang dimaksudkan untuk menghasilkan pendapatan berupa return. Ada dua jenis asset yang dapat digunakan untuk berinvestasi.
  1. Asset Riil, atau aset yang berwujud kebendaan, seperti tanah, gedung, dan emas.
  2. Asset Finansial, atau asset tak riil yang diperdagangkan seperti obligasi, saham dan jenis surat berharga lainnya.
Sekarang ini investasi pada asset riil telah bergejolak. Bukan bergejolak karena sedang bangkit atau sedang in karena memberikan nilai keuntungan yang banyak bagi investor, melainkan karena terjadinya beberapa peristiwa yang menurunkan minat investor.

Contoh yang paling mudah dilihat adalah terjadinya krisis sub-prime mortgage yang terjadi di Amerika serikat akibat terjadinya BUBBLE pada sektor properti. Rendahnya plafon kredit dan keyakinan akan harga jual kembali yang tinggi serta rantai efek domino yang tercipta seketika membuat ekonomi Amerika Serikat goyah. Salah satu efek yang terjadi terasa saat ini. Peringkat keamanan hutang Amerika Serikat diturunkan dari level AAA menjadi hanya AA.

Tapi goyahnya investasi pada asset riil tidak seketika membuktikan bahwa investasi pada bidang financial asset menjadi yang berkategori paling aman. Tidak. Masih banyak sekali kasus pada bidang investasi keuangan seperti kasus laporan keuangan edisi “revisi” dlsbagainya.

Salah satu cara untuk mengurangi risiko dari kedua jenis investasi ini adalah dengan melakukan diversifikasi usaha, artinya melakukan investasi pada banyak bidang sehingga risiko investasi tidak bergantung pada satu atau dua jenis usaha saja, melainkan pada banyak investasi tersebut.

Contohnya misal, jika saya seorang pemilik modal, saya akan memilih untuk berinvestasi dengan membeli sebuah pabrik makanan, memiliki restoran, menguasai ataupun sekedar memiliki minoritas saham dari perusahaan terbuka, memiliki toko retail barang, dan membangun obyek wisata.

Nah dengan membagi-bagi risiko investasi seperti itu, diekspektasikan ketika salah satu bidang diantara kesemua investasi itu ada yang kolaps, masih ada bidang investasi lain yang bisa digunakan untuk menalangi kerugian ekonomisnya dan tetap menjadi sumber penghasilan. Sehingga dirimu tak akan total bangkrut Smile.
Nah, karena TPAI adalah mata kuliah yang banyak berkaitan dengan aset-aset keuangan, maka akan saya coba jelaskan di posting berikutnya Selamat Membaca Just kidding.

David Beckham appeals to the Asian market
DB – “Gueh seneng banget belajar TPAI. Sekarang Gueh bisa bedain antara Real Asset and Financial Asset. Makasi ya Ta”

Special thanks to Bapak Suad Husnan.

Perubahan Tema

Assalamualaikum Readers! Udah lama nih saya ga posting lagi di blog ini. Berapa bulan ya? Semenjak UAS semester 4 hingga sekarang di awal semester 5 berarti sudah hampir sekitar 3 bulan yah! Waw! Sesuatu banget yah kayak Syahrini!

 

Well brother and sister, many people said that life must go on whatever the things that happened in your life. Wiseman said take another step of your life. Ane bilang yuk kita berubah jadi lebih baik!

 

Nah di versi baru blog saya ini nanti yang akan dibahas bukan sekedar perasaan kita bla-bla-bla, tapi akan diutamakan pembahasan mengenai berita-berita dan peristiwa yang lagi in sekarang! Nah pembahasan ini akan berupa opini lho teman-teman, jadi bisa aja saya salah atau bisa juga saya yang benar! Nah Selamat membaca!

 

^_____________^

Wednesday, July 13, 2011

Tragedi Air Klebengan

Cerita ini bermula pada sore hari tanggal 12 Juli 2011.. Waktu itu saya sedang mandi sehabis pulang makan bareng Saka dan Roi. Tiba-tiba air mati begitu aja. Untung aja mandinya udah selesai meski masih ada sedikit busa di kuping dan tengkuk Smile with tongue out. Kirain krannya rusak lagi sama kaya di kamar lain, ternyata oh ternyata…

 

2011-07-13 08.33.42

 

Air tampungan di sumur abis. Waktu lagi mandi kok air semua-muanya kaga ngalir.

Pertama semua ngira kalo ada masalah sama pompanya. Emang si pompanya panas, tapi ternyata panas gara-gara ga ada yang disedot sama si pompa.

 

2011-07-13 08.35.04

 

Ini foto sumur di asrama gw, liat aja sekelilingnya kering gitu, gimana bawahnya kaga abis coba..

 

2011-07-13 08.35.14

 

Tuh liat bawahnya bisa keliatan, tapi airnya belum bener-bener abis, cuma pipanya ga sampe batas airnya, jadi ya cuma nyedot angin terus…

 

Karena begitu adanya masalah tragedi yang terjadi ini, ketika semua orang tidur..

 

2011-07-13 08.34.05

Jayeng ATT

 

2011-07-13 08.33.55

Meirizal PP

 

2011-07-13 08.39.21

Ardi P dan Frandy HG

 

Masih terlelap tidur…

 

 

2011-07-13 08.35.21

Dan yang lain ngeliatin..

 

2011-07-13 08.36.57

 

Saya nimba, buat cuci muka dan cuci celana…. dalam.

Tuesday, July 12, 2011

One Piece–Monkey D. Luffy

------ Prolog ------

Semoga ga kekanak-kanakan gw nulis ini. Ehem. Gw mau nulis tentang kartun favorit gw. One Piece. Bukan mau bahas ceritanya, itu urusan si kartunis, tapi gw mau cerita ke pembaca tentang interpretasi gw –ceila- terhadp ni tokoh punya kartun. selamat membaca. Kalo ga penting, tetep di baca ya..

------- Prolog selesai -----

 

 

one-piece-2423879

 

One Piece, sebagaimana sudah pernah saya bahas di beberapa tulisan sebelumnya, adalah kartun ciptaan Eiichiro Oda, seorang kartunis dari Jepang. Komik ini terbit setiap minggunya di majalah Weekly Shounen Jump! (if I’m not mistaken) dan biasanya terbit di akhir pekan.

 

One Piece bercerita tentang sekelompok bajak laut yang beranggotakan orang-orang dengan kemampuan spesial yang memiliki mimpi tersendiri. Kesemua anggotanya memiliki mimpi yang berbeda dan keberadaan mereka dalam kapal bersifat komplementer. Saling melengkapi.

 

Dan ini adalah giliran Luffy yang saya perkenalkan.

 

Straw-Hat Pirates (Bajak Laut Topi Jerami), adalah nama bajak laut yang diberikan oleh Marine (semacam tentara kelautan, Navy, yang mengaku menjaga keadilan –justice) kepada bajak laut utama dalam manga ini.

 

Monkey D. Luffy adalah tokoh utama dalam manga One Piece. Ia adalah penggagas berdirinya Straw-Hat Pirates dan kemudian menjadi kapten kapal dan pimpinan dari Straw-Hat Pirates.

 

luffy1

 

Luffy lahir di sebuah desa bernama Foosha. Sebuah desa di East Blue. Namun desa ini merupakan desa terpencil dan kurang begitu mendapatkan perhatian dari Marine. Mungkin ini yang menyebabkan begitu banyak bajak laut mampir ke desa ini. salah satunya adalah Shanks, kapten dari Red-Hair Pirates, orang yang menginspirasi Luffy untuk menjadi bajak laut. Tidak seperti Buggy (Clown Pirates) ataupun Arlong (Fishman Pirates), Shanks adalah tipe bajak laut yang –yah katakanlah- baik hati.

 

Pertemuan pertama Luffy dengan Shanks berdampak besar bagi cerita kehidupan Luffy. Bukan hanya menginspirasi Luffy untuk menjadi bajak laut, tapi juga membuat Luffy menjadi salah satu pengguna Devil Fruit terkuat. Luffy tanpa sengaja memakan Gomu-Gomu Fruit yang menjadikannya seorang manusia karet. Yap. Akibatnya tubuhnya mampu mamanjang, melebar sesuai keinginan hatinya. Tapi, ia tidak akan mampu lagi berenang. Haha.

 

Beralih ke garis keturunan keluarga Luffy. Ia adalah anak dari Monkey D. Dragon, pimpinan dari tentara revolusioner, sekaligus cucu dari Monkey D. Garp, seorang vice-admiral di Marine. Sebuah garis keturunan orang-orang besar di dunia One Piece. Belum diketahui siapa ibu dari Luffy hingga saat ini. Ia mempunyai seorang kakak bernama Gol D. Ace, yang kemudian merubah namanya menjadi Portgas D. Ace.

 

Ace dan Luffy tidak bersaudara kandung. Jadi hingar bingar yang mengatakan bahwa ibu mereka adalah sama (1 orang) adalah tidak benar. Ibu Ace meninggal sesaat setelah menamai Ace kecil. Sementara Luffy dan Ace berbeda 3 tahun usianya. Keduanya menjadi kakak beradik setelah Garp membawa mereka ke Gunung Corbo untuk dididik oleh gerombolan bandit gunung pimpinan Dadan. Belum diketahui mengapa Garp menitipkan mereka kepada Dadan selain untuk menjadikan keduanya pria yang tangguh, agar di masa depan mereka menjadi tentara Marine yang hebat.

 

Ikatan diantara Luffy dan Ace semakin kuat setelah peristiwa yang terjadi di Pembuangan Sampah dekat Gunung Corbo. Dari situ keduanya berusaha untuk terus bekerja keras dan berlatih menjadi bajak laut yang terbaik.

 

Luffy adalah seorang Devil Fruit User, tipe Paramecia, jenis Gomu-Gomu, yang menjadikannya seorang manusia karet. Tubuhnya bisa memanjang dan fleksibel,bisa menjadi seperti balon, dan tahan peluru. Ia tidak mempan jika dipukul dengan benda tumpul semacam palu, peluru tidak mempan ke badannya karena pada One Piece, Marine menggunakan peluru berbentuk bulat, bukan jenis peluru runcing di dunia nyata.

 

Pedang dan benda tajam apapun mampu melukai Luffy. Batu Laut juga mampu menguras tenaganya. Air laut akan berpengaruh pada kekuatannya jika ia terkena dalam waktu yang cukup lama dan dalam posisi terendam. Anehnya, Luffy juga bisa mempan dengan pukulan dari Garp, entah karena kekuatan Haki miliknya, atau karena nama pukulannya, Fist of Love. Selain itu, hanya nakama dari Straw-Hat Pirates yang bisa memukul Luffy dengan tangan kosong, terutama Nami.

 

one-piece-2423833

 

Jika Luffy merasa kelelahan, salah satu cara pemulihan tenaganya adalah dengan makan daging. Sebenarnya Luffy memakan semua masakan yang berbau lezat, namun daging adalah favoritnya. Dan ia tidak pernah melewatkan satupun sesi makan. Bahkan diceritakan setelah bertempur dengan Rob Lucci pada episode Enies Lobby, Luffy tidur 3 hari sambil memakan makanan yang ada di depannya. What a stomach he has! Wajar aja, perutnya karet!

 

Kekuatan Luffy juga banyak didasari dari kemampuannya mengendalikan fleksibilitas tubuhnya. Semua teknik yang ia miliki akan selalu diawali dengan Gomu-Gomu No. Entah mengapa, tapi disinilah keindahan sebuah cerita. Haha.

 

Gear One adalah jurus dasar milik Luffy. Pada jurus ini terdapat pikulan tinju semacam Pistol (satu tangan), Gatling Gun jika menggunakan kedua tangan dan berulang-ulang. Tendangan semacam Stamp dan Gatling Stamp. Serta menggembungkan diri seperti ikan balon, Fuseen.

 

Gear Second muncul pertama kali di Enies Lobby ketika menaklukkan Blueno. Teknik ini didapatkannya dengan mengendalikan kecepatan aliran darah ke pembuluh, menggesek dengan otot dan kemudian menghasilkan uap. Dari uap ini dan dipadu dengan kepandaian Luffy mengamati teknik Soru dari CP9, menghasilkan Gear Second. Pada tingkatan ini, semua pukulan Luffy akan mengalami penambahan kecepatan, sehingga Luffy menambahkan kata Jet di setiap tekniknya. Misal Jet Pistol, Jet Stamp, dll.

 

Gear Third muncul ketika Luffy mendobrak pintu rahasia Gate of Hesitation di Enies Lobby. Ia meniupkan angin ke dalam sumsum tulang tangannya sebelum kemudian dialirkan ke bagian tubuh yang ia inginkan. Efeknya, bagian badan Luffy menjadi berukuran raksasa, Luffy menamainya dengan Giaant (Giganto dalam pelafalan). Pukulannya menjadi lebih keras dan berarea besar, namun sayang kecepatannya menurun.

 

Afro-Luffy-monkey-d-luffy-7786054-479-776

 

Satu lagi kemampuan Luffy yang kini mampu ia kendalikan adalah Haki. Haki atau diterjemahkan sebagai WillPower sebenarnya dimiliki oleh semua orang, namun hanya yang terlatih yang mampu menggunakannya. Dan Haki milik Luffy adalah Haki jenis tertentu yang hanya orang-orang besar yang memilikinya. Haki Penakluk atau The Conquerors Haki. Khusus karena Haki ini hanya dimiliki 1 dari sejuta orang dan Luffy adalah salah satu yang beruntung memilikinya. selain Luffy, Shanks dari Red Haired Pirates dan ayah Luffy, Monkey D. Dragon, serta ayah Ace, Gol D. Roger, memiliki Haki jenis ini.

 

Dengan Haki ini, Luffy mampu melebihi niat siapapun dan menciutkan nyali lawannya. Dan Silver Rayleigh, seorang tua, pemilik Haki penakluk juga yang mengajarkan Luffy mengendalikan kemampuan khususnya ini. Rayleigh bukan orang biasa. Ia adalah Co-Captain dari Oro Jackson, sekaligus orang kepercayaan Gol D. Roger.

 

Di luar semua kemampuan bertarungnya, Luffy adalah orang yang perasa. Ia sangat setia kawan dan menghormati orang-orang. Ia tidak marah ketika ada yang meremehkannya, dan membuktikannya dengan perilakunya, bukan dengan ocehan. Luffy juga begitu menghargai ikatan yang ada antara ia dan anggota bajak lautnya. Ia tidak menyebut mereka dengan teman, karena mereka begitu spesial bagi Luffy. Luffy menyebut mereka dengan Nakama, sebuah ikatan hidup yang luar biasa.

 

 

Luffy0

 

Sekian tentang Luffy! Selanjutnya RORONOA ZORO! See you!

Starts from the Scrap!

Assalamualaikum!!!

 

Balik lagi nulis setelah vakum hampir dua bulan! Yap! Tulisan terakhir gw yang gw tulis buat Swaragama FM ternyata ga menang lombanya, dan gw shock karena gw yakin tulisan gw bagus banget dan pantes menang! Seteleh gw review lagi, ternyata tulisan gw jelas terlalu pathetic! memalukan untuk mahasiswa seusia gw! Seharusnya gw nulis tentang bla bla bala, jika aja gw nulis tentang bla bla bla.. Ah..

Get a life!

 

Whatever it is, life comes back to reality and I am a dreamer. Kalo orang bilang let us start from the scratch, tapi gw kini mesti mulai lagi kehidupan gw dari the scrap! Yap! Dari kepingan dan dari bekas-bekas kehidupan dan mas lalu. Mengapa? Yah karena semua itu ga bisa semudah kita ngerebus aer kan ngelupainnya.. Mesti ada proses dan tete* benge* lainnya.. Bla bla bla as always not a destination of talking. <---maksudnya ga ada arah ini kalimat mau ngajak ngomong apa.

 

Mencoba ngebangun kembali hidup dari scrap ternyata gampang-gampang susah Bos.

 

Kendala yang pertama pasti adalah kebiasaan! Ngerubah kebiasaan itu satu hal yang paling berat di dunia. Contoh gampangnya begini, sampeyan biasa cebok pake apa? Pake air kan? Sama kaya saya. Nah sekarang bayangin kalo tiba-tiba tanpa alasan yang ga jelas, sampeyan di deportasi dari Indonesia *lho* terus disuru balik ke Kirgiztan, salah satu negara di Afrika *tetoooot*. Nah di sana kan ceboknya pake daon cemara, nah bayangin ape rase cebok pake daon cemara. Hedeeeeh.. pasti ga biasa, yang ada malah muncul rasa, “ih kok masi lengket2 ya” dan ujung-ujungnya balik ke aer lagi. Makanya kita mesti hemat air dari sekarang.

 

Begitulah keadaan gw sekarang. Yap dan hal yang sama mesti terjadi pada orang yang ingin hidupnya berubah. Misalnya niat mau rajin shalat, tapi karena kebiasaan bangunnya kepagi-agak-siang-dikit-sih-an, suka lewat shalat subuhnya. *sebenarnya ini terjadi karena pemasangan alarm yang terlalu pagi, biasanya alarm dimatikan secara tidak sadar –_____-* dan berakibat pada bangun kesiangan* Gw siasatin dengan masang alarm lebih siang, eh malah kesorean bangunnya. APAAAN SEEEH!

 

Kendaraan yang kedua adalah malas yang ga ilang-ilang. Sumpah kalo gw bisa minta sama Allah SWT, gw mau minta supaya sifat malas itu diilangin dari diri manusia. Karena dengan ilangnya sifat malas ini nih, ga akan lagi ada orang yang males mandi, ga akan lagi ada orang yang males ngerawat diri, ga akan lagi ada yang nyantai2 di perpus, ngarang alasan buat telat, dan ga akan lagi ada emak-emak di pinggir jalan perempatan selokan mataram UGM. Oiya, dan Nazarudin pasti ga aakan malas pulang demi Demokrat. Cuh.

 

Dan ga akan lagi ada orang yang kerjaannya saban ari ngopi fil di warnet, terus nonton 10 film durasi 2,5 jam dalam 2 hari, dan yang seminggu full maen FM, dan Age of Empire. Sampah, mandi kaga, pake baju kaga, sisiran kaga, beli makan di warung sebelah.

 

Oke itu dulu buat hari ini CURAHAN HATI LIBURAN GW.

The Author

My photo
God gives you two ears so we can listen not only from one side. There are many perspective, point of view, and argument that can give you insights! Perhaps! Happy reading!
Muhamad Hasan Putra

Perumahan 1. Pt. GPM
Block F. 040
Bandar Mataram, Lampung Tengah
Lampung
34169

muhamad.hasan.putra@gmail.com

FB : Muhamad Hasan Putra

Twitter : @putrahasan