the roots of education are bitter, but the fruit is sweet ~aristotle~

Sunday, February 19, 2012

kemajuan dan kemunduran

Benar adanya kalimat yang menyatakan bahwa setiap yang ada di dunia ini ada sisi yang berlawanan. Semisal ada laki-laki dan perempuan, ada baik dan buruk, ada air dan ada api, dan lain sebagainya. Begitu juga dengan kategori kondisi seperti gelap dan terang, dan kini yang akan saya bahas, kemajuan dan kemunduran. Tentunya bahasan ini bukan pelajaran bahasa Indonesia yang akan membahas arti harafiah dari kedua kata tersebut, melainkan kondisi bangsa kita ini, Bangsa Indonesia.

FYI, saya bukanlah seorang aktivis, nasionalis, fasis, atau sebagainya. Apa yang saya tulis disini merupakan opini saya secara pribadi saja. Silakan untuk memiliki pendapat yang berseberangan. Welcome.

500-kertas

KEMAJUAN

Jika anda aalah seorang keturunan ras Mongoloid maka hidup di Indonesia adalah salah satu nikmat Tuhan yang tidak bisa anda ingkari. Indonesia bagi saya secara pribadi adalah surga dunia. Well, pengertian saya akan surga dunia adalah kondisi alam yang memenuhi segala kebutuhan manusia, secara fisik maupun batin. Bayangkan jika anda hidup di Singapura yang bahkan mengimpor air bersih –,-. Indonesia adalah zamrud khatulistiwa, menyediakan manfaat bagi seluruh manusia penghuninya, bahkan hingga yang di luar negerinya. Dalam negeri contohnya saja ada padi buat makanan pokok, hutan untuk siklus oksigen, mata air bersih. Luar negeri, ekspor pasir dan impor pakaian bekas. Unbeatable argument.

Indonesia juga, puji Tuhan, mengalami kemajuan yang sangat pesat di berbagai sektor kehidupan.

Dari pendidikan, banyak siswa Indonesia yang menjadi juara olimpiade mata pelajaran di tingkat internasional. Banyak juga mahasiswa Indonesia yang menjadi ilmuwan di luar negeri, meskipun susah bagi mereka untuk kembali ke Indonesia. Bukan karena tak punya ongkos pulang seperti korban urbanisasi di Jakarta, melainkan kurang didukungnya karir mereka di Indonesia.

Dari teknologi misalnya, mobil ESEMKA, hasil rakitan siswa SMK di Solo, yang ditengarai akan dijadikan mobil nasional. Berbondong-bondong pejabat datang dan melakukan jumpa pers di samping mobil ESEMKA. Hingga cemoohan yang malah diterima Bupati Solo –,- dan dianggap cari muka.

Dari ekonomi misalnya, ada klaim dari Pemerintah yang menyatakan bahwa mereka telah berhasil mengurangi angka kemiskinan di Indonesia. Yang belakangan dikritisi karena makna “orang miskin” yang diubah pengertiannya (hal ini penting karena pengertian suatu istilah menjadi acuan dasar pengambilan data statistik). Tapi ada satu yang mungkin masih bisa membuat saya tersenyum, naiknya tingkat rating hutang Indonesia menjadi level “INVESTMENT GRADE”.

Uang

Oiya satu lagi kemajuan di bidang pendidikan. DIKTI (semacam pengatur untuk tingkat perguruan tinggi) mengusulkan diadakannya pembuatan makalah yang harus terbit di jurnal bagi mahasiswa yang ingin lulus kuliah. Level S1 makalahnya harus terbit di jurnal ilmiah, S2 terbit di jurnal ilmiah tingkat nasional, dan S3 terbit di tingkat internasional. Dan hebatnya, usul ini muncul dengan memperbandingkan JUMLAH makalah yang ditulis oleh mahasiswa MALAYSIA. Apakah tidak ada alasan yang lebih baik oh Indonesia?

Di bidang komunikasi ada satu lagi kemajuan. Mayoritas orang Indonesia yang melek teknologi mestinya kenal dengan jejaring sosial Twitter. Apa kemajuannya? Twitter mendukung pasal dalam UUD 1945 tentang kebebasan berpendapat. Hebatnya, bisa lho menggerakkan unjuk rasa cuma lewat hashtag twitter, atau debat dengan menteri yang sering berpantun, hingga berantem antara artis yang anggota DPR dengan konduktor dan anaknya yang main pianonya bagus banget itu.

Begitu banyak berita baik tentang Indonesia dan saya pribadi ga menutup mata untuk semua itu.. Jayalah Indonesia..

 

KEMUNDURAN

Sebagai sebuah bentuk objektivitas saya untuk menilai kondisi bangsa saat ini, maka jika ada kemajuan, maka saya juga harus berani mengungkapkan kemunduran. Sama seperti juri Indonesian Idol, yang mampu memberikan nilai buruk, namun juga mampu mengapresiasi usaha peserta..

Tanpa banyak cingcong\, KEMUNDURAN Indonesia yang paling utama adalah PEJABAT PEMERINTAHAN. Mulai dari orang Nomor Satu sampai Anggota Dapur. Dan kemunduran yang paling parah ya pasti KORUPSI.

Prediksi-Indonesia-VS-Qatar-Pra-Piala-Dunia-2014

Jika dulu korupsi itu dilakuin dengan diam-diam, sedikit-sedikit, dan sendiri-sendiri. Maka kini tanpa malu-malu dilakukan secara TERANG-TERANGAN, SEBANYAK-BANYAKNYA, dan BERSAMA-SAMA. MUlai dari wisma atlet, renovasi ruang Banggar, hingga pembuatan kalender –,-. Astaga Tuhaaaaaan, mengapa tak sekalian buatkan proyek celana dalam khusus anggota Dapur.. Satu celana dalam harganya 4 juta, setiap anggota Dapur dapat 100 lembar celana dalam. >,< yuck!

BTW, yang paling bikin gerah kalau buat saya itu partai “Democrit”. Kenapa? Ituloh WAKIL RAKYAT, iyaaa, WAKIL RAKYAT, dari partai mereka lagi saling sibuk menjatuhkan karena kena kasus korupsi. Dan salah satu yang kena korupsi itu BINTANG IKLAN kampanye Democriit yang bilang KATAKAN TIDAK PADA KORUPSI.

Saya pribadi kini menganggapnya KATAKAN TIDAK PADA KORUPSI YANG KECIL, SEDIKIT, DAN SENDIRI-SENDIRI.

OH MAAF SAYA LUPA YANG MULIA, ITU TIDAK PERNAH YANG MULIA, SAYA KECEMPLUNG KOLAM YANG MULIA.

Hingga akhirnya seorang teman saya dengan gentle berkata:

SAYA, SEBAGAI MAHASISWA, MERASA MALU DAN IKUT BERTANGGUNG JAWAB ATAS APA YANG TERJADI DI INDONESIA KARENA SAYA MENCOBLOS DEMOCRIIIT PADA PEMILU 2009.

Ada satu hal yang lucu jika berbicara politik. Jadi begini, sekitar 3-4 tahun yang lalu, sebuah organisasi pemuda nasional bernama GASDEM berdiri. Dengan tujuan mewujudkan restorasi negara dengan ikhtiar mandiri rakyat, dipimpin oleh seorang Big Boss media nasional. Janjinya ya begini “KAMI TIDAK AKAN PERNAH JADI PARTAI, KAMI ADALAH ORGANISASI PEMUDA NASIONAL”. Setahun setelah berdiri, munculah partai GASDEM.

Silakan nilai sendiri apakah partai ini bisa atau tidak memegang omongannya kalau nanti berkampanye hahahaha…

Well itulah sekilas saja opini saya tentang berpasangannya kata Kemajuan dan Kemunduran di negeri ini, terima kasih telah berkunjung ^_^

e

0 tanggapan:

The Author

My photo
God gives you two ears so we can listen not only from one side. There are many perspective, point of view, and argument that can give you insights! Perhaps! Happy reading!
Muhamad Hasan Putra

Perumahan 1. Pt. GPM
Block F. 040
Bandar Mataram, Lampung Tengah
Lampung
34169

muhamad.hasan.putra@gmail.com

FB : Muhamad Hasan Putra

Twitter : @putrahasan